Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Dariyanto : Persoalan Banjir menjadi Topik Utama Masyarakat -->

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Dariyanto : Persoalan Banjir menjadi Topik Utama Masyarakat

Sabtu, 28 Maret 2026, 1:30 PM
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Dariyanto : Persoalan  Banjir menjadi Topik Utama Masyarakat 


PATROLI BINS, KOTA BEKASI – Persoalan banjir masih menjadi topik utama masyarakat, terutama di RW 02 yang beberapa titiknya kerap terendam saat hujan deras. Ia menyebut wilayah RT 05, RT 07, dan RT 11 termasuk kawasan yang paling terdampak.



Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Dariyanto, S.Kom sebut penanganan banjir di wilayah Bekasi Timur mulai masuk daftar prioritas pembangunan 2026.


“Bukan tidak ditangani, tapi memang harus disusun skala prioritas. Informasinya lokasi sudah diukur dan mudah-mudahan tahun 2026 sudah mulai ada pengerjaan,” kata Dariyanto.


Ia menjelaskan, banjir di kawasan Bekasi Timur memiliki karakter berbeda. Sebagian wilayah terdampak karena intensitas hujan tinggi, sementara area di bantaran kali mengalami banjir kiriman dari hulu. Kondisi itu membuat penanganannya tidak bisa disamaratakan.


Beberapa wilayah seperti RW 10, RW 11, RW 14, dan RW 15 disebut lebih banyak dipicu curah hujan lokal, sedangkan daerah dekat aliran sungai lebih rentan ketika debit air kiriman meningkat.


Dariyanto menilai, pendekatan teknologi mulai menunjukkan hasil. Di kawasan Perumahan Duren Jaya, misalnya, genangan tidak lagi masuk ke dalam rumah warga setelah dipasang rumah pompa.


“Dulu air masuk ke rumah, sekarang sebagian hanya menggenangi jalan. Artinya pompa cukup membantu. Memang ke depan penanganan banjir harus dibarengi teknologi,” ujarnya.


Meski begitu, ia menegaskan solusi permanen tetap diperlukan agar masalah banjir tidak berulang setiap musim hujan. Ia mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pembangunan drainase dan pengendalian air dapat dilakukan lebih terencana.


Selain menunggu pembangunan fisik, Dariyanto juga mengingatkan peran masyarakat. Ia meminta warga kembali menghidupkan kerja bakti membersihkan saluran air serta tidak membuang sampah sembarangan.


“Hal kecil seperti menjaga kebersihan saluran itu penting. Kalau masyarakat bergerak bersama, dampaknya besar,” kata dia.


Ia berharap kombinasi pembangunan infrastruktur, teknologi pompa, dan partisipasi warga dapat mengurangi bahkan mengakhiri banjir musiman di kawasan Bekasi Timur. 

Adv

TerPopuler