![]() |
| Inovasi Puskesmas Cimuning Hadirkan Deteksi Dini IVA & SADANIS Lebih Dekat ke Masyarakat |
PATROLI BINS, KOTA BEKASI – Kepala Puskesmas ( Kapus), Cimuning Kota Bekasi Ns.Yenni Zurriyati, S.Kep, yang bertugas sudah Enam tahun boleh berbangga hati dengan kebersilannya mengangkat nama Puskesmas Cimuning masuk dalam Finalis Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kota Bekasi tahun 2026.
Kepada Media PATROLI BINS, Kapus Cimuning, Yenni, menyampaikan satu inovasi baru terkait pelayanan kesehatan.
"UPTD Puskesmas Cimuning menghadirkan inovasi MODIS CIMUNING (Mobile Deteksi Dini IVA dan SADANIS) sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses terhadap pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara" ucap Ns.Yenni Zurriyati, S.Kep, Selasa, 8/9/2026, diruang kerjanya.
![]() |
| Inovasi Puskesmas Cimuning Hadirkan Deteksi Dini IVA & SADANIS Lebih Dekat ke Masyarakat |
Inovasi ini berawal dari masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan deteksi dini. Pada tahun 2022, pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Cimuning baru menjangkau 30 perempuan. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar Puskesmas Cimuning untuk menghadirkan pola pelayanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.
Melalui MODIS CIMUNING, pola pelayanan diubah dari masyarakat yang harus datang ke puskesmas menjadi pelayanan jemput bola. Pemeriksaan IVA dan SADANIS dilakukan secara mobile hingga ke wilayah masyarakat, termasuk di tingkat RW, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan deteksi dini dengan akses yang lebih mudah.
Menurut Yenny, Tidak hanya menghadirkan layanan mobile, MODIS CIMUNING juga mengintegrasikan pemeriksaan IVA dan SADANIS dengan kegiatan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM).
Perempuan yang terjaring kemudian dijadwalkan untuk mengikuti pemeriksaan di wilayahnya. Tapi dari hasil pemeriksaan tidak terdeteksi semua sehat.
Pelaksanaan inovasi juga melibatkan kader sebagai Duta IVA. Para kader berperan dalam memberikan informasi, menjadi contoh, serta mendorong masyarakat agar tidak ragu melakukan pemeriksaan deteksi dini. Pendekatan berbasis masyarakat ini menjadi salah satu unsur kebaruan dalam pelaksanaan MODIS CIMUNING.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai kanker leher rahim dan kanker payudara, manfaat pemeriksaan IVA dan SADANIS, serta konseling dan pendampingan dari tenaga kesehatan dan kader. Apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukanpenanganan lebih lanjut, pasien diarahkan untuk mendapatkan tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 224 perempuan telah mendapatkan pemeriksaan, sekaligus menjadi capaian tertinggi dalam perkembangan pemeriksaan yang ditampilkan oleh Puskesmas Cimuning. Selain memperluas cakupan pemeriksaan, inovasi ini juga mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara.
MODIS CIMUNING juga memiliki peluang untuk diterapkan di wilayah lain karena menggunakan pendekatan yang sederhana dan adaptif, memanfaatkan sumber daya manusia yang tersedia, serta dapat diintegrasikan dengan program kesehatan yang sudah berjalan.
Inovasi tersebut bahkan telah direplikasi di Puskesmas Setiamekar, Kabupaten Bekasi pada Tahun 2025.
Melalui MODIS CIMUNING, UPTD Puskesmas Cimuning terus berupaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini.
Dengan pelayanan yang hadir lebih dekat ke masyarakat, diharapkan semakin banyak perempuan yang bersedia melakukan pemeriksaan secara rutin sehingga potensi kelainan atau kasus dapat ditemukan dan ditindaklanjuti lebih awal.
MODIS CIMUNING bukan sekadar membawa layanan kesehatan lebih dekat, tetapi juga membawa kesadaran tentang pentingnya deteksi dini langsung ke tengah masyarakat.
Harapan dan impian saya, semoga kedepannya puskesmas Cimuning ada fasilitas Mobil untuk pemeriksaan IVA & SADANIS, pungkas Kapus Cimuning Yenni.
Adv

