Ditreskrimsus Polda Banten bekerjasama dengan Desperindag Provinsi Banten Dan AGRI Adakan Pasar Murah, Gula Pasir Rp 12.500/Kg Dan Bawang Putih Rp 29.000/Kg

Ditreskrimsus Polda Banten bekerjasama dengan Desperindag Provinsi Banten Dan AGRI Adakan Pasar Murah, Gula Pasir Rp 12.500/Kg Dan Bawang Putih Rp 29.000/Kg

Selasa, 12 Mei 2020, 10:48 PM
Ditreskrimsus Polda Banten  bekerjasama dengan Desperindag Provinsi Banten Dan AGRI Adakan Pasar Murah, Gula Pasir Rp 12.500/Kg Dan Bawang Putih Rp 29.000/Kg

PATROLIBINS.CO.ID, BANTEN - Di tengah masa pandemi covid-19 saat ini, beberapa harga kebutuhan pokok (Sembako) mengalami kenaikan, salah satunya merujuk kepada harga bahan pokok gula pasir dan bawang putih

Menyikapi hal tersebut Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten melalui Satgas Pangan Polda Banten yang bekerjasama dengan Desperindag Provinsi Banten dan Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) meninjau langsung pelaksanaan pasar murah yang digelar dilokasi Kecamatan Petir Kabupaten Serang pada Selasa (12/5/2020)

Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin kepada awak media menjelaskan sebanyak 2,5 ton gula pasir dan bawang putih yang dijual dalam operasi pasar murah yang dilaksanakan oleh pihak PT. Agro Serang Berkah

"Pihak PT. Agro Serang Berkah menjual gula curah seharga Rp 12.500/kg dan bawang putih dijual dengan harga Rp.29.000/Kg. masing-masing pembeli/konsumen diperbolehkan membeli maksimal 2 kg" ujar Nunung

Operasi pasar murah ini, lanjut Nunung, dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan gula dan bawang putih kepada masyarakat dengan harga yang lebih murah. “Kita ingin membantu masyarakat, khususnya gula pasir dan bawang putih sekarang harganya sedang mahal. Minimal dengan operasi pasar ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19” jelas Nunung

Sambung Nunung, kegiatan operasi pasar murah tersebut berlangsung tidak seperti pada umumnya. Para calon pembeli/konsumen kita himbau untuk mengikuti anjuran sesuai dengan protokol kesehatan dan proses penjualan dilakukan dengan memperhatikan physical distancing serta kepada pembeli kita wajibkan menggunakan masker

"Hal tersebut kami lakukan sesuai adanya kebijakan pemerintah dan maklumat Kapolri dalam pencegahan penyebaran covid-19" tutup Nunung. (*)

TerPopuler