Laporan PPAMI Dan Aksi Demo, Tegas Kasi Intel Kota Bekasi Ryan : Tidak ada Cawe-cawe Dan Tidak Tinggal Diam -->

Laporan PPAMI Dan Aksi Demo, Tegas Kasi Intel Kota Bekasi Ryan : Tidak ada Cawe-cawe Dan Tidak Tinggal Diam

Jumat, 30 Januari 2026, 9:30 AM
Laporan PPAMI Dan  Aksi Demo,  Tegas Kasi Intel Kota Bekasi Ryan : Tidak ada Cawe-cawe Dan Tidak Tinggal Diam


PATROLI BINS, KOTA BEKASI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi mengungkap adanya penanganan perkara yang tengah berjalan di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bekasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri  (Kejari ) Kota Bekasi, Ryan Anugrah, S.H., di hadapan massa aksi. Rabu, 28 Januari 2026


Ryan Anugrah menegaskan bahwa pihak Kejaksaan tidak tinggal diam atas laporan terkait kualitas air bersih yang masuk.


"Kami sedang menangani satu perkara di sini. Sebenarnya tidak boleh saya sampaikan, tapi kemarin juga sudah ada beberapa Media dari Wartawan yang sudah wawancara dari pelapor Pemuda Peduli Air Minum Indonesia ( PPAMI ), mengenai kualitas air bersih," ujar Ryan Anugrah S.H di hadapan pendemo.


Lebih lanjut Kepala Seksi intelejen  Kota Bekasi menegaskan,  saya mewakili Kajari Kota Bekasi, menerima aspirasi  yang disampaikan rekan mahasiswa, jika ada yang mau diinformasikan dan penambahan informasi dipersilahkan untuk disampaikan, saya terbuka untuk mahasiswa dan kita bisa berdiskusi.


Saya  dengan tegas mengatakan tidak ada cawe - cawe dalam menangani laporan kasus ini, ucap Kasi Intel yang dekat dengan rekan media 


Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PPAMI, Garisah Idharul Haq, mengajak seluruh pemuda dan warga Kota Bekasi untuk terus memantau proses hukum ini. "Saya mengajak seluruh pemuda dan warga Kota Bekasi untuk mengawal terus kasus yang dilaporkan PPAMI ini," kata Garisah.


Garisah juga memberikan pesan agar pihak Kejaksaan segera memproses hukum yang sedang berjalan.


 "Pesan saya kepada Kejari, jika sudah cukup bukti yang disajikan dalam laporan, jangan terlalu lama untuk memprosesnya," tegasnya.


(*)

TerPopuler