Mantap.. RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Masuk 32 Besar Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2020

Mantap.. RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Masuk 32 Besar Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2020

Kamis, 12 November 2020, 12:40 PM
Mantap.. RSUD  dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi  Masuk 32 Besar Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2020


PATROLI BINS.CO.ID, KOTA BEKASI
–Pemerintah Kota Bekasi wajib berbangga karena RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) satu-satunya yang masuk kedalam 32 besar Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2020.


Inovasi yang dilirik dari RSUD CAM Kota Bekasi oleh Jawa Barat adalah pengantaran obat gratis yang diberi nama Siap Antar Obat disingkat SITARO yang telah berjalan sekitar setahun yang lalu.


 Direktur RSUD CAM Kota Bekasi dr. Kusnanto Saidi, MARS meluncur ke Gedung Sate Bandung untuk mempresentasikan program Sitaro di Ruang Rapat Malabar.


Didampingi oleh dua staf pembuat aplikasi Irwan Waliandana, S.Kom dan Kustiawan Casia Putra, S.Kom dan satu orang driver Sitaro Irfan, dr. Kusnanto mempresentasikan inovasi sitaro dari mulai perumusan hingga berjalannya sampai saat ini dihadapan tim penilai.


Tim penilai terdiri dari lima orang yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 067.05/Kep.188-Org/2020 tentang Tim Penilai Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2020, yaitu :

Ahmad Komarulzaman, S.E., M.Sc., Ph.D (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis – UNPAD)

Dr. Intan Taufik, S.Si., M.Si (Dosen Sekolah Ilmu Teknologi Hayati – ITB)

Suhendrik, S.IP (Direktur Eksekutif Jabar Ekspres Institute of Pro Otonomi)

Antik Bintari, S.IP., M.T. (Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik – UNPAD)

dr. Dani Ferdian, M.K.M (Dosen Fakultas Kedokteran – UNPAD)

Ditemui setelah presentasi dr. Kusnanto mengatakan sebelum pemaparan hari ini kami telah mengirimkan beberapa file pendukung penilaian yang disyaratkan seperti ringkasan inovasi, slide presentasi yang akan di tampilkan, dan video layanan durasi 3 menit yang diupload di youtube.


“Alhamdulillah presentasi sudah selesai, dan saya memaparkan poin-poin terkait inovasi dari mulai latar belakang, keunikan atau kebaruan, implementasi, dampak sebelum dan sesudah berjalannya sitaro, keberlanjutan program, dan potensi replikasinya”, terangnya.


“Tadi seebelum presentasi kita sampaikan video visualisasi inovasi 3 menit, lalu presentasi selama 10 menit, dan dilanjut wawancara 15 menit”, tambahnya.


“Mohon doa nya kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat kota bekasi yang merasakan langsung manfaat dari sitaro, agar inovasi kami ini dapat berlanjut ketahap selanjutnya dan menjadi juara”, harapnya. (*)




TerPopuler