![]() |
Perkumpulan Jinjiang Indonesia Bahas Strategi Pajak dan Bedah Buku Mengungkap Tabir Kecurangan |
PATROLI BINS, JAKARTA — Perkumpulan Jinjiang Indonesia menggelar seminar bertema “Strategi Perencanaan Pajak dan Pengendalian Risiko terhadap Pemeriksaan Pajak”, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Special Session Bedah Buku Mengungkap Tabir Kecurangan: Teori, Praktik Fraud, Aspek Hukum dan Pengendaliannya.
Seminar menghadirkan Dr. Helex Wirawan, SE, SH, MH, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum) Perkumpulan Jinjiang Indonesia, selaku narasumber. Dalam kegiatan tersebut, Helex Wirawan juga merupakan penulis buku Mengungkap Tabir Kecurangan yang menjadi materi dalam sesi bedah buku.
Sementara itu, Suyanto A., S.E., M.M., CTAP, CCP bertindak sebagai moderator, sedangkan sesi bedah buku menghadirkan Amalia S. Probowo, S.Str, MM, CMT sebagai pengupas buku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Perkumpulan Jinjiang Indonesia Sakiman, Sekretaris Jenderal David Zhou, Wasekjen Tonny Zhou, Irjen Pol (P) Andries Hermanto, serta Ketua Pelaksana Acara Guanwan. Sejumlah anggota kehormatan Perkumpulan Jinjiang Indonesia yang tidak dapat disebutkan satu per satu juga turut hadir bersama jajaran pengurus dan anggota.
Dalam pemaparannya, Dr. Helex Wirawan menjelaskan bahwa perencanaan pajak perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi bisnis dan manajemen risiko perusahaan. Strategi perpajakan tidak hanya berkaitan dengan upaya mengoptimalkan beban pajak, tetapi juga perlu memperhatikan aspek kepatuhan serta potensi risiko pemeriksaan.
Berbagai aspek menjadi bagian dari pembahasan, mulai dari tax impact, cash flow, struktur modal, biaya pendanaan, batasan deductibility, withholding tax, hingga risiko kepatuhan dan pemeriksaan pajak.
Pembahasan tersebut juga menyoroti pentingnya membangun keseimbangan antara efisiensi pajak dan kepatuhan. Dengan demikian, keputusan perpajakan perusahaan tidak hanya mempertimbangkan manfaat jangka pendek, tetapi juga risiko dan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Usai seminar perpajakan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bedah buku Mengungkap Tabir Kecurangan. Dalam sesi ini, Amalia S. Probowo, S.Str, MM, CMT mengupas berbagai gagasan yang terdapat dalam buku, mulai dari teori fraud, praktik kecurangan, faktor yang mendorong terjadinya fraud, aspek hukum, hingga pentingnya sistem pengendalian internal.
Pembahasan fraud memiliki keterkaitan erat dengan tata kelola perusahaan dan manajemen risiko. Pengendalian internal yang efektif menjadi salah satu instrumen penting bagi organisasi dalam melakukan pencegahan, mendeteksi indikasi kecurangan, serta mengambil langkah pengendalian secara lebih dini.
Sesi bedah buku berlangsung secara interaktif. Peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan perpajakan, tata kelola, pengendalian internal, serta risiko fraud yang dapat dihadapi dunia usaha.
Melalui kegiatan tersebut, Perkumpulan Jinjiang Indonesia menghadirkan forum edukasi mengenai perpajakan sekaligus membuka ruang diskusi mengenai pentingnya tax compliance, governance, internal control, dan fraud risk management dalam pengelolaan perusahaan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme peserta. Kehadiran jajaran pimpinan, pengurus, anggota kehormatan, serta para peserta juga menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dan pertukaran wawasan di lingkungan Perkumpulan Jinjiang Indonesia.
Buku Mengungkap Tabir Kecurangan: Teori, Praktik Fraud, Aspek Hukum dan Pengendaliannya merupakan karya Dr. Helex Wirawan, SE, SH, MH yang membahas fraud dari berbagai perspektif, dengan menggabungkan aspek teori, praktik, hukum, serta pengendalian kecurangan. Buku tersebut ditujukan antara lain bagi pelaku usaha, profesional, auditor, praktisi hukum, akademisi, dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan tata kelola serta pengendalian risiko organisasi, saat ini sudah beredar di beberapa Store .
Istimewa
