UPTD Puskesmas Cimuning Perkuat Tracing TBC Terintegrasi CKG di RW 03, Wujud Nyata Komitmen Lindungi Masyarakat -->

UPTD Puskesmas Cimuning Perkuat Tracing TBC Terintegrasi CKG di RW 03, Wujud Nyata Komitmen Lindungi Masyarakat

Sabtu, 12 September 2026, 4:35 PM
UPTD Puskesmas Cimuning Perkuat Tracing TBC Terintegrasi CKG di RW 03, Wujud Nyata Komitmen Lindungi Masyarakat


PATROLI BINS, KOTA BEKASI- Upaya menekan penyebaran Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat terus diperkuat oleh UPTD Puskesmas Cimuning melalui kegiatan tracing TBC terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan tersebut dilaksanakan di RW 03 dengan sasaran sebanyak 100 orang masyarakat, khususnya mereka yang memiliki riwayat kontak serumah dengan penderita TBC maupun kontak erat.


Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret UPTD Puskesmas Cimuning dalam memperkuat deteksi dini dan memutus mata rantai penularan TBC di masyarakat. Dengan menyasar kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi akibat kontak dengan penderita TBC, proses tracing diharapkan mampu menemukan kasus secara lebih dini sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.


Tidak hanya berfokus pada penemuan kasus TBC, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Integrasi tersebut menjadi bentuk dukungan nyata UPTD Puskesmas Cimuning terhadap program pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.


Melalui pelaksanaan CKG, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Pendekatan terintegrasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas karena masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan yang berkaitan dengan TBC, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh.


Kepala UPTD Puskesmas Cimuning melalui pelaksanaan kegiatan ini menegaskan bahwa upaya pengendalian TBC membutuhkan keterlibatan bersama antara fasilitas pelayanan kesehatan, masyarakat, serta berbagai unsur terkait.

_“Pengendalian TBC bukan hanya tentang menemukan dan mengobati pasien, tetapi juga bagaimana kita mencegah penularan sejak dini. Karena itu, tracing terhadap kontak serumah dan kontak erat menjadi bagian penting dalam memutus rantai penularan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan secara optimal, profesional, dan berintegritas demi melindungi kesehatan masyarakat,” demikian disampaikan Kapus Cimuning Yenni, kepada Media PATROLI BINS, Sabtu, (12/9)


Pelaksanaan tracing TBC di RW 03 dengan sasaran 100 orang juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pemeriksaan kesehatan tidak perlu menunggu munculnya keluhan. Deteksi dini memungkinkan kondisi kesehatan dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan maupun tindak lanjut dapat dilakukan secara tepat.


UPTD Puskesmas Cimuning juga terus mendorong masyarakat agar tidak memberikan stigma maupun diskriminasi terhadap penderita TBC. Dengan dukungan keluarga dan lingkungan yang positif, penderita TBC dapat menjalani pengobatan dengan baik hingga tuntas, sekaligus membantu mencegah terjadinya penularan kepada orang lain.


Harapan saya, melalui kegiatan yang dilaksanakan secara terintegrasi tersebut, UPTD Puskesmas Cimuning menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam memberikan pelayanan kuratif, tetapi juga memperkuat upaya promotif dan preventif.


Kegiatan tracing TBC terintegrasi CKG di RW 03 diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam memperkuat pengendalian TBC di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cimuning. Dengan deteksi dini, edukasi, pemeriksaan kesehatan, tindak lanjut yang tepat, serta partisipasi aktif masyarakat, upaya menekan angka kasus dan memutus mata rantai penyebaran TBC dapat dilakukan secara lebih optimal.

UPTD Puskesmas Cimuning berkomitmen untuk terus bergerak bersama masyarakat - mendeteksi lebih dini, mencegah lebih luas, dan menjaga kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, ungkap Ns Yenni Zurriyati,S.Kep 


Special

TerPopuler