Pastikan Prinsip 'BETAH', Kapolda cek langsung seleksi Catam Polri T.A.2020

Pastikan Prinsip 'BETAH', Kapolda cek langsung seleksi Catam Polri T.A.2020

Selasa, 07 Juli 2020, 7:12 PM
Pastikan Prinsip 'BETAH', Kapolda cek langsung seleksi Catam Polri T.A.2020

PATROLIBINS.CO.ID, SERANG - Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengecek secara langsung pemeriksaan kesehatan penerimaan calon tamtama Polri Tahun Anggaran 2020 di aula serbaguna Polda Banten.

Saat ditemui, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar yang didampingi oleh Waka Polda Banten Brigjen Pol  Drs.Wirdhan Deny,M.M.M.H dan Kabiddokes Polda Banten Kombes Pol dr.Naryana,M.kes mengatakan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan penerimaan dilaksanakan secara transparan.

"Hari ini saya mengecek secara langsung proses pemeriksaan kesehatan calon Tamtama Polri tahun 2020, tujuannya untuk memastikan bahwa proses seleksinya dilakukan secara transparan," kata Fiandar. Selasa, (07/07/2020).

"Dan Polda Banten dalam melaksanakan seleksi calon Tamtama polri tahun 2020 ini memiliki prinsip BETAH, yaitu Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis," ujar Fiandar.

Dan terkait di masa pandemi Covid-19 ini, Fiandar menjelaskan proses seleksi tetap melakukan protokol kesehatan.

"Dimasa pandemi covid-19 ini, kita dari Polda Banten tetap memperhatikan protokol kesehatan, setiap calon tamtama polri yang mengikuti tes harus menggunakan masker dan menjaga jarak," jelas Fiandar.

Sementara Kabiddokes Polda Banten Kombes Pol dr. Naryana, M.kes menjelaskan dari 40 calon Tamtama Polri yang ikut seleksi 5 dinyatakan Tidak memenuhi syarat ( TMS) dan 35 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya

Ditempat yang terpisah Kabid Humas Polda  Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan bahwa pengecekan tersebut untuk memastikan proses seleksi berjalan dengan baik.

"Pengecekan secara langsung oleh Bapak Kapolda Banten bertujuan untuk memastikan proses seleksi berjalan dengan baik dan tetap mengedepankan prisnsip Betah. Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis," ujar Edy Sumardi. (*)

TerPopuler