Lantik 24 Pejabat, Amanah Wali Kota Bekasi Minta ASN Terbuka Terhadap Kritik Masyarakat. -->

Lantik 24 Pejabat, Amanah Wali Kota Bekasi Minta ASN Terbuka Terhadap Kritik Masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026, 6:41 PM
Lantik 24 Pejabat, Amanah Wali Kota Bekasi Minta ASN Terbuka Terhadap Kritik Masyarakat.


PATROLI BINS, KOTA BEKASI -  Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melantik 24 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang terdiri atas 4 Pejabat Administrator Jabatan Pimpinan Tinggi (Eselon II), 13 Pejabat Administrator (Eselon III), dan 7 Pejabat Pengawas (Eselon IV), di Aula Nonon Sonthanie.


Hadir, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono dan para pejabat esselon II.


Dalam arahannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik. Seluruh pejabat yang dilantik diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat, terus belajar, berpikir inovatif, dan bergerak responsif dalam menjalankan tugas.


“Kita harus cepat belajar, cepat berpikir, dan cepat bergerak. Saya meyakini mekanisme seleksi yang telah dilakukan menjadi bagian dari upaya perbaikan birokrasi agar semakin profesional dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Tri.


Menurutnya, tantangan yang dihadapi aparatur pemerintah saat ini semakin besar. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah harus mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga Kota Bekasi.


Tri juga menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, khususnya melalui media sosial. Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah, camat, hingga lurah tidak menutup ruang komunikasi dengan masyarakat.


“Jangan pernah menutup kolom komentar di media sosial. Biarkan masyarakat menyampaikan kritik dan saran yang membangun. Gerak langkah kita dipantau publik, sehingga keterbukaan menjadi bagian dari akuntabilitas pelayanan,” tegasnya.


Selain itu, Wali Kota mengingatkan seluruh pejabat untuk tidak gagap teknologi di tengah perkembangan digital yang semakin pesat. Pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi harus menjadi sarana membangun komunikasi yang efektif sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.


“Lurah, camat, dan kepala dinas jangan sampai gaptek. Manfaatkan teknologi untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memberikan pelayanan yang cepat,” tambahnya.


Mengakhiri arahannya, Tri Adhianto berpesan agar seluruh pejabat menjaga amanah dan marwah jabatan yang telah dipercayakan. Jabatan, menurutnya, bukan sekadar posisi struktural, melainkan bentuk tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.


“Jaga betul marwah jabatan yang hari ini saudara terima. Tunjukkan integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam bekerja demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.

Red 

TerPopuler